Home »
Alam Islami »
Salim Azur: Kritik Erdogan ke Kudeta Mesir Wajar, Karena Ia Terpilih Secara Demokratis
Tuesday, 30 September 2014
Salim Azur: Kritik Erdogan ke Kudeta Mesir Wajar, Karena Ia Terpilih Secara Demokratis
Seorang penulis dan jurnalis Mesir ternama, Salim Azur mengatakan, bahwa presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan terpilih secara demokratis di negerinya, sehingga wajar ia mengkritik pemimpin kudeta di Mesir, Abdulfatah As-Sisi yang mendapatkan kursi kekuasaan dengan membantai puluhan ribu rakyatnya. Ia juga menyebut pernyataan Erdogan terhadap As-Sisi merupakan hal wajar dan bersifat manusiawi.
Dalam acara “Mishr Lailah” yang ditayangkan stasiun tv Aljazeera Mubasher, Salim menambahkan, bahwa Erdogan berbicara di depan panggung internasional, artinya dihadapan pelaku kudeta di seluruh dunia. Dan dia tidak menjelaskan ucapannya selalu tertuju kepada pemerintahan kudeta di Mesir. Namun demikian, kalau itu pun dilakukan, sah saja ia mengkritik As-Sisi. Karena Erdogan dipilih secara demokratis di negerinya, kendati pondasi negaranya dibangun secara militer oleh At-Taturk.
Pernyataan Erdogan itu juga menurutnya bukan untuk menghakimi negeri Mesir, namun secara khusus ditujukan kepada As-Sisi. “Mesir dalam hal ini bukanlah milik satu orang dan bukan pula milik lembaga tertentu. Saya secara pribadi tidak sepakat dengan ide khilfah, namun kita harus adil ketika Kelompok Nasheriun (pendukung mantan presiden Mesir, Jamal Abdul Nashir) berbicara ide menyatukan Arab, mengapa tidak ada seorang pun yang berani mengkritik mereka?” jelas Salim. (msy/eg/dakwatuna)
Artikel Terkait Salim Azur: Kritik Erdogan ke Kudeta Mesir Wajar, Karena Ia Terpilih Secara Demokratis :
Erdogan: Maafkan Saya Terlambat Ungkap Siapa Gulenis Sebenarnya!Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menyatakan penyesalannya karena telah membantu organisasi Fethullah Gulen di masa lalu ...
Korban Kudeta Turki Dapat Tunjangan dari Pemerintah Hingga $ 59.000Turki akan membayar kompensasi dan gaji bulanan kepada keluarga korban meninggal dan warga sipil yang menjadi cacat akibat kudeta ...
Ketika Turki Memerangi Teroris, Eropa Justru Menampung MerekaAnkara. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan stasiun televisi Jerman ‘ARD’, Senin (25/07/2016) kemarin, Presiden Turki, Recep ...
Muhammad Dahlan dan Uni Emerat Arab Terlibat Kudeta di Turki*David HearstSumber intelejen Turki menyebutkan Pemerintah Uni Emirat Arab menggunakan pemimpin Fatah di pengasingan Muhamm ...
Jabhat al-Nusra Berubah Menjadi Jabhat Fath al-Sham dan Menyatakan Melepaskan Diri dari Al QaedaPemimpin Jabhat Al-Nusra ( Front Nusra) Abu Mohammad al-Jolani muncul dalam sebuah video eksklusif mengumumkan bahwa ...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment